MEMPERHATIKAN anak kecil akan
terlihat mereka memiliki aura kesucian
jiwa yang menghibur setiap mata yang
tertuju padanya dan sorotan mata yang
menandakan kemurnian hati layaknya
mutiara yang berkilauan.
Kita melihat
keindahan Tuhan menjelma dalam diri
mereka.
Sedangkan kita yang sudah dewasa?
Dengan dosa yang sudah memberi
karat pada hati ini, Kita hanya bisa
berusaha menampakkan wajah tak
berdosa atau bertopeng di balik wajah
editan ala aplikasi kamera 360 hanya
semata-mata untuk mendapatkan pujian,
simpati, kepercayaan, rasa senang dari
orang lain dan lain sebagainya. Tapi
raga yang berbalut dosa tetaplah
seperti itu, meredupkan aura kesucian
dan menutupinya bagaikan karat yang menyelimuti logam.
Akankah kita terus terpuruk dengan
kebohongan dan sandiwara? Apakah
kita akan terus bersembunyi di balik
tabir kebaikan padahal diri kita
dipenuhi keburukan?
Mengapa tidak memulai untuk
memenuhi hidup ini dengan kebaikan
dan amal sholeh? Sehingga untuk
mendapatkan simpati, kepercayaan,
kasih sayang dan rasa senang dari
orang lain kita tidak perlu menampakkan
wajah tanpa dosa dan bersembunyi di
balik topeng kebaikan karena kitalah
kebaikan itu.
Istiqomah dalam melakukan amal
sholeh dan kebaikan sekecil apapun
dapat menarik kasih sayang dan cinta
Tuhan. Ketika Tuhan mendapati kita di
barisan para hamba yang gemar
melakukan amal sholeh, bertahajjud,
bersodaqoh, bersyukur dan senantiasa
dalam keadaan berwudu, maka Tuhan
akan mencurahkan kasih sayangNya
kepada kita dan menanamkan rasa
kasih sayang itu di hati orang2 di
sekitar kita.
Dengan kasih sayang Nya kepada kita, masyarakat akan simpati dan
memandang kita dengan pandangan kasih sayang tanpa mereka sadari,
karena kasih sayang Tuhan serta sinar
kebaikan dalam hati akan terpancar
dalam diri dan fitrah manusia yang cinta akan keindahan menemukan keindahan Tuhan dalam diri kita jadi kita tidak perlu lagi
aplikasi camera 360, HD camera,
photo editor dan lainnya sehingga wajah kita terlihat bercahaya. :)
Mulailah dari sekarang, lakukan amal
sholeh dan kebaikan dari sekecil
apapun. Karena yang kecil itu tetap
lebih besar dari tidak melakukannya
sama sekali. jangan puas jika hidup
hanya bersembunyi di balik tabirkebaikan, jadilah kebaikan itu sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar