Seorang
Laki-laki yang baru pulang dari perjalanannya dari Ibadah Haji menceritakan seluruh
pengalaman perjalananya bersama kafilah yang diikutinya kepada cucu Rasululloh
Imam Ja’far ash Shodiq. Dia menceritakan semua yang berkaitan dengan perjalanan
mulianya itu terlebih khusus tentang seseorang yang menurutnya merupakan
seorang ahli ibadah, memiliki kepribadian yang mulia dan yang menjadi
kebanggaanya bisa memiliki teman seperjalanan seperti hamba yang soleh ini.
Dia berkata
kepada Imam : “Wahai Imam, kami merasa bangga bisa bersama dengan orang seperti
dia sepanjang perjalanan Ibadah Haji kami. Ketika berhenti disuatu tempat unuk
beristirahat dari lelahnya perjalanan
kami, dia (hamba Sholeh) langsung bergegas ke tempat yang tidak dilalui banyak
orang, disitu dia menghamparkan tiri tempat ibadahnya dan langsung disibukkan
dengan Ibadah dan ketaatannya.”
Imam berkata : “Kalau
begitu siapa yang mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya? Siapa yang mengurus
hewannya ketika kalian beristiraha?”
Orang itu
menjawab :”Semua ini kami yang mengerjakannya dan kami bangga bisa membantunya
untuk melakukan pekerjaan-pekerjaannya selama dia disbukkan dengan amal muqaddasnya.”
Imam Ja’far ash
Shodiq Berkata :”Kalau begitu kalian
lebih mulia dari orang itu.”
(sumber : Dastan
e Rastan ‘Syahid Muthahhari’)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar