Jumat, 29 April 2016

~ Mari Berpikir Sejenak ~

Berpikir itu merupakan tanda bahwa
akal mu aktif akalmu brkerja tidak libur, akal adalah lentera yang menerangi hidupmu dan bahan bakarnya adalah ilmu. Semakin banyak bahan bakarnya maka semakin kuat
juga sinar yg di hasilkan lentera tersebut.
So... kau arah jalan hidupmu menjadi jelas dengan bimbingannya.
Namun tanpa ilmu maka dari mana akal mendapatkan bahan bakar untuk berpikir dan padamlah ia, ini yg di sebut cuti nalar. Begitu juga jika bahan bakarnya salah, ilmunya dari sumber yang salah maka akal akan sakit lalu jadilah ia akal yg labil layaknya lentera yang berkelip2 tak karuan. Keduanya tidak ada yg baik.
Contoh orang yg tertimpa penyakit ini adalah selalu memonopoli kebenaran sebagai hak preogatifnya layaknya sang raja adi kuasa. Dengan keangkuhan dan dada yg membusung, ia senang menindas org yg berbeda dengannya. "Ikut Raja atau binasa?"
Itulah yg dipikirannya. Kemerdekaan berpikir sudah tidak ada maknanya lagi dihadapannya.
Kau yang pemuda, kehausan intelektualmu dan kecenderunganmu yg ingin diperhatikan keberadaannya menjadikanmu gegabah dalam melangkah sehingga kau jadi sasaran
musuh2 mu dengan kelicikan mereka yg menipudaya ambisimu ke jalan mereka.
Dekatilah para orang tua, generasimu yang dulu mintalah nasihat dan bimbingan mereka, pelajarilah kehidupan generasimu yang dulu lalu ambillah hikmahnya supaya kau tidak terjatuh pada lubang yang dulu mereka terperangkap ke dalamnya.
Dan untuk Anda wahai orang tua, jika melihat pemuda2 Anda menyimpang dari jalan pemikiran yang menurut anda salah dan menjadi bagian mereka yang menurut anda adalah musuh, Jangan salahkan mereka, jangan asingkan mereka dan jangan cacimaki mereka.
Salahkanlah diri anda sebagai orang tua mereka, sebagai generasi yg lebih berpengalaman dari mereka, karena mungkin di seberang sana mereka menemukan penawar dahaga mereka yang tidak ditemukan pada diri anda. Kreatiflah sedikit dalam memberikan solusi untuk dahaga pemuda2 anda. Lalu rangkullah mereka dengan penuh kasih sayang, Buatlah mereka nyaman di sisi anda mintalah dari mereka ide2 fresh untuk tatanan kehidupan yang baik bagi generasi anda dan mereka dimasa depan. Sesungguhnya mereka masih memiliki akal yang jernih dan hati yang bersih, pikiran yang tajam dan jiwa yang tentram dari peliknya kehidupan seperti yang telah anda
rasakan. Bukankah anda meresa kehidupan anda penuh kegalauan???
Bukankah jiwa anda selalu dipenuhi
krisauan karenanya???

Temukanlah kebaikan bersama, jagalah diri anda dari kehancuran yang membuat kita menyesal di kemudian hari, marilah meniti jalan kesempurnaan dan kebahagiaan untuk generasi kita dan selanjutnya...

...Be love each other for better life...

I love You ~ You love Me ~ We love
Us

Tidak ada komentar:

Posting Komentar